Kamis, 09 Februari 2012

AKIBAT ROKOK BAGI JANIN

akibat merokok sudah lama dikampanyekan di negara kita. Hal ini hanyalah salah satu dampak buruk rokok bagi kesehatan. Terlebih lagi bila wanita hamil lantas merokok. Padahal peringatan tentang hal ini sudah disebarluaskan melalui label peringatan pemerintah dalam setiap bungkus rokok yang dijual. Namun masih banyak pihak yang menganggap tidak adanya hubungan antara asap rokok dengan gangguan kehamilan dan janin.
Sebuah penelitian pernah dilakukan di Michigan dan menghasilkan kesimpulan bahwa sebagian besar wanita yang merokok semasa hamil melahirkan bayi dengan kondisi buruk. Beberapa lahir dengan ukuran yang terlalu kecil, prematur, atau bahkan ada yang meninggal sebelum sempat dilahirkan. Penelitian ini menguatkan pernyataan bahwa merokok menyebabkan gangguan kehamilan dan janin.
Apa saja kandungan rokok yang menyebabkan gangguan pada janin? Asap rokok mengandung berbagai macam zat aktif yang cukup berbahaya. Sebuah penelitian menyatakan ada lebih dari empat ribu zat racun yang dikandung dalam asap rokok, diantaranya nikotin, karbon monoksida, sianida, dan sejumlah senyawa yang dapat menyebabkan kanker. Zat-zat tersebut dapat mengalir dalam darah perokok dan melalui peredaran darah tersebut, zat-zat tersebut meracuni janin.  Berita baiknya, tidak ada satupun diantara 4000 zat dalam kandungan asap rokok yang baik untuk sang Bayi, jadi kontaminasi terjadi sebelum janin itu tumbuh. akibatnya akan dirasakan sang Bayi seumur hidupnya.
Selain dari zat yang terkandung dalam asap rokok tersebut mengkontaminasi janin, zat lain yaitu karbon monoksida dan nikotin membuat supply oksigen untuk janin terhambat, dan menyebabkan gangguan pertumbuhan janin. Bisa saja janin mengalami pertumbuhan yang lambat atau bahkan bisa berakibat kegagalan terbentuknya organ tubuh. Lebih parahnya, adalah kegagalan janin atau kematian.
Mengerikan bukan? Oleh karena itu, kami mengimbau kepada masyarakat untuk segera menghentikan kebiasaan merokok. Terlebih lagi bila anda sedang hamil. Bagi para pria perokok, asap yang dihembuskan juga berakibat lebih parah untuk janin. Masih ingat bahwa perokok pasif memiliki resiko terkena penyakit lebih tinggi daripada perokok aktif? Hal ini juga berlaku terhadap wanita hamil yang menjadi perokok pasif. Oleh karena itu, marilah kita menghindari gangguan kehamilan dan janin akibat asap rokok.

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Friends

Blog List